Sejarah Singkat & Pengertian PHP


Pengertian Singkat PHP :

PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page, dibuat pertama kali oleh Ramus Lerdoff pada tahun 1995. PHP pada awalnya mempunyai nama FI (Form Interprented), yang tampilannya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. PHP: Hypertext Preprocessor, merupakan sebuah bahasa scripting yang dapat menyatu atau disispkan dengan tag-tag HTML. PHP merupakan bahasa pemograman yang dapat berjalan dalam sebuah web server (server side), artinya syntax dan perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server sehingga naskahnya tidak tampak pada sisi client.


Penulisan Variable Pada PHP : 


  • Penulisan variabel diawali dengan tanda dollar ($)
  • Nama variabel harus dimulai dengan huruf atau underscore ( _ )
  • Nama variabel tidak boleh mengandung spasi atau tanda baca lainnya, kecuali underscore ( _ )
  • Nama variabel bersifat case sensitif atau pembedaan antara huruf besar dan huruf kecil
Contoh:
    <?php
        $var_int=123;
        $var_string=“Belajar PHP”;
        $var_array[“id”]=“Indonesia”;
    ?>

Penulisan Output Pada PHP : 

Mencetak di PHP dapat menggunakan  echo, pada dasarnya ada 3 cara penggunaan echo .
  • echo dengan tanda kutip satu (echo ‘ ‘;)
  • echo dengan tanda kutip dua (echo “ ”;)
  • echo tanpa tanda kutip
Contoh:
    <?php
        $kata=“Lab SI”;
        echo ‘$kata’;
        echo “$kata”;
        echo $kata;
    ?>


Form Pada PHP : 

Form adalah suatu bagian yang berfungsi sebagai input atau masukan dari pengguna yang kemudian akan diproses atau diolah untuk dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Contohnya proses pengiriman data, browse, hapus, penyuntingan data dan lain sebagainya. Contoh cara penulisan form :

    <form name=“nama_form” action=“URL” method=“post/get”>
        isi form / elemen input
    </form>

Keterangan :
  • Name = nama form yang sedang digunakan
  • Action = alamat atau bisa juga file lain yang digunakan untuk memproses input dari form ke server
  • Method = metode atau cara yang digunakan untuk mengambil data dari form

Elemen Input Form Pada PHP : 


Keterangan :
Pada elemen input ini saya hanya akan menjelaskan beberapa elemen yang paling sering digunakan yaitu :

Text Field
Elemen yang digunakan untuk memasukan text dalam satu baris, lebar karakter defauldnya adalah 20 karakter.

Password Filed
Elemen yang biasa digunakan untuk menginput sebuah password, karena elemen tersebut akan mengubah inputan kita menjadi titik hitam atau bintang agar tidak terbaca oleh oranglain.

Radio Button.
Elemen Radio Button biasa digunakan untuk membuat pemilihan yang hanya bisa dipilih 1 saja, seperti pemilihan jenis kelamin, laki-laki / perempuan.

Text Area
Digunakan untuk input kontrol form untuk memasukan text lebih dari 1 baris, pada elemen Text Area terdapat 3 buah atribut, yaitu name (nama dari variable yang dikirim ke suatu aplikasi), Rows (panjang baris dalam karakter), Cols (tinggi kotaknya).

Check Box
elemen ini digunakan untuk menginput pilihan yang lebih dari 1 pilihan, seperti hobi dll.

Select List
digunakan untuk menampilkan inputan dalam bentuk drop-down list, pada elemen ini perintah <select> digunakan untuk menentukan default textnya, sedangkan <option Value= .... > digunakan untuk pilihan menu drop-down nya.

Submit Button
digunakan untuk membuat button yang berfungsi untuk mengirimkan data ke halaman yang sudah di tentukan sebelumnya.

Resset Button
digunakan untuk membuat sebuah Button yang berfungsi untuk menghapus text yang ada pada form yang sudah kita buat sebelumnya.

Berikut ini adalah contoh penggunaan elemen-elemen yang sudah kita bahas sebelumnya :


First name : Last name : Password : Jenis kelamin : Male Female Alamat : Hobi : Baca Buku kesenian Olahraga Jalan Jalan Pekerjaan : Komentar :

Berikut ini merupakan Source code dari contoh form dan penggunaan elemen input pada HTML


Sesion Pada PHP : 

Session adalah fungsi yang digunakan untuk menyimpan data/variabel sementara yang diletakkan di server. Di mana PHP bisa mengambil nilai yang tersimpan di server dimana saja walaupun kita membuka halaman baru.

Kegunaan :
  • Pelacakan akses pemakai
  • Pengaturan pemakaian aplikasi oleh pemakai

Perintah -Perintah Sesion Pada PHP : 

  • session_start() => untuk memulai session
  • $_SESSION[‘nama_session’] = data  => untuk menyimpan data ke dalam session
  • $_SESSION[‘nama_session’] => untuk mengambil data yang tersimpan dari session
  • unset($_SESSION['nama_session']) => menghapus data yang tersimpan dari suatu session
  • session_destroy() => untuk menghapus seluruh session yang ada atau yang telah terdaftar


Sumber :
Jika ada link yang rusak atau Request silahkan menuju ke link ini : DISINI, Terimakasih sudah datang dan membaca artikel kami. Sertakan link sumber untuk menghargai karya cipta orang lain :)

0 komentar:

Poskan Komentar

Dilarang Menggunakan Bahasa Yang Kotor Dan Berbau SARA
jika ada link yang rusak atau request silahkan menuju ke link ini : DISINI

Recommendation

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...